Senin, 9 Februari 2026 menjadi hari yang berbeda bagi para siswa SMA Kalam Kudus Sukoharjo. Pada hari itu, Djampi Jawi hadir langsung ke sekolah untuk mengajak para siswa mengenal lebih dekat warisan kesehatan Nusantara melalui kegiatan Peracikan Jamu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Integrated Learning di SMA Kalam Kudus Sukoharjo, yaitu pembelajaran terpadu yang menggabungkan teori dan praktik secara langsung. Lewat program ini, siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga mengalami sendiri proses belajar yang kontekstual dan aplikatif.
Mengenal Jamu dari Akar Budayanya
Materi disampaikan oleh praktisi jamu dari Djampi Jawi, M. Ng. Tedjo Widodo, A.Md.Kes, dengan pendekatan yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Para peserta diajak memahami:
- Sejarah jamu sebagai warisan budaya Indonesia
- Pengenalan berbagai simplisia (bahan jamu)
- Karakter rasa dan aroma dari tiap bahan
- Manfaat kesehatan secara ilmiah namun sederhana
Tidak hanya teori, siswa juga diajak mengenal bahwa jamu bukan sekadar minuman tradisional, tetapi bagian dari gaya hidup sehat yang relevan hingga hari ini.
Praktik Langsung: Menimbang, Menumbuk, Menyeduh
Bagian paling seru adalah saat siswa praktik langsung meracik jamu. Mereka belajar:
-
Menimbang bahan sesuai takaran
-
Menumbuk simplisia secara manual
-
Menyeduh ramuan hingga siap diminum
Suasana kelas berubah menjadi seperti “laboratorium jamu mini”. Antusiasme siswa terlihat dari rasa ingin tahu mereka, pertanyaan yang muncul, hingga keberanian mencicipi jamu hasil racikan sendiri.
Banyak siswa yang awalnya mengira jamu itu pahit dan kuno, justru terkejut karena rasanya bisa enak, segar, dan aromanya khas.
Jamu sebagai Media Pembelajaran Kontekstual
Kegiatan ini membuktikan bahwa jamu sangat relevan dijadikan media pembelajaran, baik dalam Integrated Learning, maupun pada sekolah lain yang menerapkan konsep seperti P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).
Melalui jamu, siswa bisa belajar lintas bidang:
-
Biologi (tanaman obat)
-
Kimia (proses ekstraksi sederhana)
-
Sejarah dan budaya
-
Kewirausahaan dan kesehatan
Semuanya dikemas dalam satu aktivitas yang menyenangkan.
Djampi Jawi Siap Hadir ke Sekolah Anda
Djampi Jawi tidak hanya hadir sebagai restoran jamu, tetapi juga sebagai ruang edukasi budaya dan kesehatan tradisional. Program edukasi seperti ini bisa disesuaikan untuk:
-
SD, SMP, SMA/SMK
-
Kampus
-
Komunitas dan instansi
Mulai dari pengenalan jamu, kelas peracikan, hingga pengalaman minum jamu bersama.
Bagi sekolah atau institusi yang ingin menghadirkan pembelajaran yang unik, bermakna, dan berbasis kearifan lokal, Djampi Jawi siap menjadi partner edukasi Anda.

2 Comments