Mangkunegaran telah berdiri sejak tahun 1757, didirikan oleh Raden Mas Said yang kemudian dikenal sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I. Sebagai salah satu pilar pelestari dan pengembang kebudayaan Jawa, Mangkunegaran terus berkomitmen untuk menghadirkan karya-karya kebudayaan yang relevan dengan zaman dan mampu menjawab tantangan masa kini.
Seiring waktu, Mangkunegaran membuka pintunya bagi masyarakat yang ingin lebih mengenal kekayaan sejarah dan budayanya. Tempat ini juga menjadi salah satu destinasi wajib bagi siapa saja yang berkunjung ke Kota Solo.
Dalam mendukung perkembangan budaya Jawa secara modern, Djampi Jawi turut memperkenalkan salah satu warisan budaya, yakni jamu. Jamu, sebagai peninggalan berharga dari nenek moyang, memiliki nilai sejarah dan kesehatan yang harus dilestarikan untuk diwariskan ke generasi mendatang.
Djampi Jawi adalah restoran yang menjadikan jamu sebagai minuman andalannya. Tidak lengkap rasanya berwisata kuliner di Solo tanpa mampir ke Djampi Jawi. Di sini, Anda dapat menikmati atmosfer Jawa yang dikemas secara modern sambil mencicipi hidangan khas seperti pisang bakar, tape bakar, jangan ndeso, timlo, nasi liwet, selat, beras kencur, kunir asem, dan gula asem, semuanya di satu tempat.
Tak hanya itu, Djampi Jawi juga menawarkan pengalaman unik berupa primbon reading gratis, menambah keistimewaan kunjungan Anda.
Jadi, pastikan Djampi Jawi menjadi bagian dari rencana liburan Anda di Solo!

2 Comments